Radar nusantara7.com//Cirebon – Musibah memang tidak pernah diketahui kapan datangnya. Peristiwa memilukan dialami seorang bocah bernama Dede Farel, warga Desa Gembongan Mekar, Kecamatan Babakan, Kabupaten Cirebon, Jawa Barat, usai mengalami kecelakaan serius saat bermain bersama teman-temannya pada Jumat (1/5/2026).
Korban dikabarkan terjatuh hingga tubuhnya tertusuk besi ulir pondasi rumah. Mirisnya, besi tersebut menancap di bagian pinggang hingga tembus ke bagian depan tubuh korban. Kejadian itu sontak membuat warga sekitar panik dan berupaya memberikan pertolongan secepat mungkin.
Setelah kejadian, Dede Farel langsung dilarikan ke rumah sakit terdekat guna mendapatkan penanganan medis darurat. Namun, kondisi korban yang cukup serius membuat penanganan belum dapat dilakukan secara maksimal lantaran keterbatasan fasilitas dan alat medis yang tersedia di rumah sakit wilayah Kabupaten Cirebon.
Informasi mengenai kondisi korban kemudian menyebar luas dan mendapat perhatian berbagai pihak. Pemerintah Desa Gembongan Mekar melalui akun resmi fanpage desa menyampaikan bahwa pihaknya telah melakukan koordinasi dengan Pemerintah Kabupaten Cirebon maupun Pemerintah Provinsi Jawa Barat agar korban segera memperoleh penanganan medis yang lebih memadai.
Respons cepat pun datang dari Tim Gubernur Jawa Barat yang langsung menindaklanjuti laporan tersebut. Pemerintah desa menyebutkan bahwa korban direncanakan akan segera mendapatkan tindakan medis lanjutan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Welas Asih milik Pemerintah Provinsi Jawa Barat yang berada di Kabupaten Bandung.
Peristiwa ini menjadi perhatian masyarakat luas dan mengundang doa dari berbagai kalangan agar Dede Farel dapat segera menjalani proses operasi dengan lancar serta diberikan kesembuhan.
Musibah tragis yang dialami bocah tersebut juga menjadi pengingat penting bagi para orang tua dan masyarakat agar meningkatkan pengawasan terhadap anak-anak saat bermain, terutama di sekitar area pembangunan yang memiliki potensi bahaya cukup tinggi.
Sumber:tim






