PROMO
📢 RadarNusantara7.com – Cepat • Akurat • Terpercaya | Terima Publikasi Berita & Iklan | Hubungi WA: 0823-3388-2911
ADVERTISEMENT
Iklan Radar Nusantara
Screenshot_2026-05-06-19-28-35-200_com.facebook.lite-edit

Radar nusantara7.com//Muratara, Sumatera Selatan – Kecelakaan lalu lintas tragis terjadi di Jalan Lintas Sumatra (Jalinsum), tepatnya di wilayah Karang Jaya, Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara), Sumatera Selatan, pada Rabu (6/5/2026) sekitar pukul 12.53 WIB.

Peristiwa nahas tersebut melibatkan satu unit bus ALS dengan sebuah mobil tangki pengangkut minyak. Benturan keras yang terjadi diduga menyebabkan kedua kendaraan langsung terbakar hebat hingga hangus di lokasi kejadian.

Berdasarkan informasi sementara yang beredar di lapangan, api dengan cepat membesar dan melalap seluruh bagian kendaraan, terutama bus ALS yang diketahui membawa sejumlah penumpang. Situasi mencekam membuat proses evakuasi sangat sulit dilakukan karena kobaran api begitu besar.

Dari informasi awal yang dihimpun, seluruh penumpang yang berada di dalam bus dikabarkan ikut menjadi korban dalam insiden tersebut. Bahkan disebutkan terdapat anak bayi, sopir, serta kernet bus yang turut menjadi korban akibat terjebak di dalam kendaraan saat api membakar bus dengan cepat.

Sementara itu, dilaporkan hanya dua orang yang berhasil selamat dari kejadian tersebut. Namun keduanya mengalami luka serius dan saat ini dikabarkan dalam kondisi kritis serta telah mendapatkan penanganan medis.

Belum diketahui secara pasti penyebab kecelakaan maut tersebut. Aparat kepolisian bersama petugas terkait masih melakukan penyelidikan dan pendataan jumlah pasti korban di lokasi kejadian. Proses evakuasi juga terus dilakukan guna memastikan identitas para korban serta mengurai kemacetan yang sempat terjadi di Jalinsum kawasan Karang Jaya.

Peristiwa ini sontak mengundang perhatian masyarakat dan pengguna jalan. Sejumlah video serta foto kondisi kendaraan yang hangus terbakar juga ramai beredar di media sosial.

Hingga berita ini diturunkan, pihak kepolisian belum memberikan keterangan resmi terkait kronologi lengkap maupun total korban meninggal dunia dalam kecelakaan tersebut. Masyarakat diminta menunggu informasi resmi dari aparat berwenang agar tidak terjadi simpang siur informasi.

Sumber: ()**

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *