PROMO
📢 RadarNusantara7.com – Cepat • Akurat • Terpercaya | Terima Publikasi Berita & Iklan | Hubungi WA: 0823-3388-2911
ADVERTISEMENT
Iklan Radar Nusantara
Screenshot_2026-05-30-19-43-55-563_com.facebook.lite-edit

Radar nusantara 7.con//Kecelakaan lalu lintas tunggal menimpa sebuah kendaraan Isuzu Elf yang mengangkut rombongan pengantin di ruas Tol Jombang-Mojokerto, tepatnya di KM 705+600 jalur B, wilayah Desa Blimbing, Kecamatan Kesamben, Kabupaten Jombang, Jawa Timur, Sabtu (30/5/2026) sekitar pukul 11.30 WIB.

Peristiwa tersebut mengakibatkan 10 penumpang mengalami luka-luka dan harus mendapatkan penanganan medis di rumah sakit. Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam insiden yang sempat menarik perhatian pengguna jalan tol tersebut.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, kendaraan Isuzu Elf bernomor polisi M 7082 UH itu sedang dalam perjalanan dari Madura menuju Blitar dengan membawa rombongan keluarga yang hendak menghadiri acara pernikahan. Kendaraan dikemudikan oleh Fauzi (41), warga Dusun Baturasang, Kecamatan Tambelangan, Kabupaten Sampang, Madura.

Menurut keterangan awal, kendaraan melaju di jalur B dengan kecepatan yang masih dalam batas wajar. Namun saat berada di lokasi kejadian, ban belakang kiri kendaraan diduga mengalami pecah ban secara tiba-tiba. Kondisi tersebut menyebabkan pengemudi kehilangan kendali atas laju kendaraan.

Akibat hilangnya kendali, mobil sempat oleng sebelum akhirnya terguling di badan jalan tol. Benturan keras menyebabkan sejumlah penumpang mengalami luka dengan tingkat cedera yang bervariasi.

Petugas tol bersama aparat kepolisian dan tim medis yang menerima laporan kejadian segera menuju lokasi untuk melakukan evakuasi korban serta mengamankan arus lalu lintas. Seluruh korban yang mengalami luka langsung dibawa ke fasilitas kesehatan terdekat guna mendapatkan pemeriksaan dan perawatan lebih lanjut.

Selain melakukan evakuasi korban, petugas juga mengevakuasi kendaraan yang mengalami kerusakan akibat kecelakaan agar tidak mengganggu arus lalu lintas di ruas Tol Jombang-Mojokerto.

Hingga berita ini diturunkan, pihak berwenang masih melakukan pendataan terhadap para korban serta penyelidikan lebih lanjut untuk memastikan penyebab pasti kecelakaan. Dugaan sementara mengarah pada pecahnya ban belakang kiri kendaraan yang mengakibatkan pengemudi kehilangan kendali.

Peristiwa ini menjadi pengingat bagi para pengguna jalan, khususnya pengemudi kendaraan angkutan penumpang jarak jauh, untuk selalu memastikan kondisi kendaraan dalam keadaan prima sebelum melakukan perjalanan, termasuk memeriksa kelayakan ban guna meminimalkan risiko kecelakaan di jalan raya.

Redaksi | Sabtu, 30 Mei 2026.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *