MOROTAI, Radar Nusantara 7 – Pemerintah Kabupaten Pulau Morotai secara resmi menyambut kedatangan peserta Kuliah Kerja Nyata–Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (KKN-PPM) Universitas Gadjah Mada (UGM) Program Arungi Morotai 2026 pada Selasa (23/6/2026).
Sebanyak 29 mahasiswa bersama 1 dosen pembimbing diterima untuk melaksanakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat di Desa Yayasan dan Desa Kolorai. Kehadiran para mahasiswa tersebut diharapkan mampu memberikan kontribusi positif dalam mendukung pembangunan dan pemberdayaan masyarakat di wilayah Pulau Morotai.
Program KKN-PPM UGM merupakan bagian dari implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi yang bertujuan menghubungkan dunia akademik dengan kebutuhan nyata masyarakat melalui berbagai kegiatan edukasi, pemberdayaan ekonomi, kesehatan, lingkungan, hingga pengembangan sumber daya manusia.
Pemerintah Kabupaten Pulau Morotai menyampaikan apresiasi atas kepercayaan yang diberikan Universitas Gadjah Mada kepada daerah tersebut sebagai lokasi pelaksanaan KKN. Melalui program ini diharapkan terjalin sinergi yang baik antara perguruan tinggi, pemerintah daerah, pemerintah desa, dan masyarakat dalam mendorong pembangunan yang berkelanjutan.
Selain memberikan manfaat bagi masyarakat, kegiatan KKN juga menjadi wadah pembelajaran langsung bagi mahasiswa untuk memahami kehidupan sosial, budaya, dan berbagai tantangan pembangunan di daerah kepulauan. Pengalaman tersebut diharapkan dapat membentuk karakter kepemimpinan, kepedulian sosial, serta semangat pengabdian kepada bangsa dan negara.
Masyarakat Desa Yayasan dan Desa Kolorai diharapkan dapat mendukung serta berpartisipasi aktif dalam setiap program yang akan dijalankan mahasiswa selama masa pengabdian. Dengan kolaborasi yang baik, berbagai program yang dirancang dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat setempat.
Dengan semangat pengabdian dan kebersamaan, kehadiran mahasiswa KKN-PPM UGM Arungi Morotai 2026 diharapkan menjadi bagian dari upaya bersama dalam meningkatkan kualitas kehidupan masyarakat serta mendorong kemajuan Pulau Morotai di berbagai sektor.
(Redaksi Radar Nusantara 7)






