PROMO
📢 RadarNusantara7.com – Cepat • Akurat • Terpercaya | Terima Publikasi Berita & Iklan | Hubungi WA: 0823-3388-2911
1784954140029

Radar nusantara 7.com//– Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyalurkan bantuan logistik kepada masyarakat terdampak bencana tanah longsor yang memutus akses utama antara Kecamatan Krayan Barat dan Kecamatan Krayan Selatan, Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara.

Bencana longsor yang terjadi pada Selasa, 7 Juli 2026, mengakibatkan jalan utama yang menghubungkan kedua kecamatan tersebut tertutup material longsor. Selain itu, satu unit jembatan alami dilaporkan mengalami kerusakan berat sehingga menyebabkan akses menuju Kecamatan Krayan Selatan terputus.

Akibat kondisi tersebut, sebanyak 460 kepala keluarga (KK) atau sekitar 1.507 jiwa yang tersebar di 13 desa mengalami kesulitan dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari karena wilayah mereka masih terisolasi.

Adapun desa-desa yang terdampak meliputi Desa Long Pa’sia, Liang Lunuk, Long Budung, Pa’ Dalan, Pa’ Urang, Pa’tera, Pa’ Sing, Long Pupung, Pa’ Upan, Long Birar, Pa’ Kaber, Pa’ Amai, dan Pa’ Ibang.

Sebagai bentuk respons cepat terhadap kondisi tersebut, BNPB mengirimkan bantuan logistik yang tiba di Kabupaten Nunukan pada Kamis (23/7/2026). Penyaluran bantuan dipimpin oleh Tenaga Ahli Kepala BNPB Kolonel (Purn) Agus Marsanto bersama Tim Direktorat Penanganan Darurat Wilayah I serta Direktorat Koordinasi Pengendalian Operasi Darurat.

Kehadiran tim BNPB bertujuan memastikan bantuan dapat segera diterima masyarakat yang membutuhkan di wilayah terdampak.

Bantuan yang disalurkan terdiri atas 400 paket makanan berisi beras, gula, kornet, mi instan, sarden, dan biskuit. Selain itu, BNPB juga mengirimkan 100 kaleng susu balita serta 100 paket perlengkapan kebersihan dengan total berat bantuan mencapai 4,453 ton.

Proses distribusi logistik dilakukan secara bertahap menggunakan pesawat perintis dari Bandara Nunukan menuju Bandara Long Layu di Kecamatan Krayan Selatan. Pengiriman perdana dilaksanakan pada Jumat (24/7/2026) sebanyak satu sortie dengan total muatan sekitar 490 kilogram.

Bantuan tahap pertama telah diterima pihak kecamatan dan langsung disalurkan kepada masyarakat yang terdampak.

BNPB berharap bantuan logistik tersebut dapat membantu memenuhi kebutuhan dasar masyarakat selama akses darat masih belum dapat dilalui. Apabila kebutuhan tambahan masih diperlukan, BNPB memastikan akan kembali mengirimkan bantuan sesuai kondisi dan kebutuhan di lapangan.

Selain penyaluran logistik, BNPB terus melakukan koordinasi intensif bersama Pemerintah Kabupaten Nunukan dan instansi terkait guna mempercepat pembukaan akses jalan serta perbaikan jembatan yang rusak akibat bencana longsor.

Upaya percepatan pemulihan infrastruktur diharapkan dapat segera mengakhiri keterisolasian warga dan memulihkan aktivitas masyarakat di Kecamatan Krayan Selatan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *