Kegiatan yang berlangsung di Kantor Kecamatan Adonara Barat mulai pukul 14.20 WITA tersebut dihadiri Ketua DPRD Flores Timur, Wakil Bupati Flores Timur, jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), tokoh masyarakat, warga setempat, serta perwakilan kementerian dan lembaga terkait.
Dalam kesempatan itu, Kepala BNPB secara simbolis menyerahkan sejumlah bantuan kepada masyarakat yang terdampak konflik sosial. Bantuan tersebut meliputi 52 unit hunian tetap yang dibangun di Desa Bugalima serta dua unit sumur bor untuk memenuhi kebutuhan air bersih masyarakat.
Selain peresmian bantuan, kegiatan juga dirangkaikan dengan pembacaan ikrar damai dan pertukaran cinderamata berupa sarung antara tokoh masyarakat Ilepati dan Bugalima sebagai simbol perdamaian dan persatuan.
Sebagai bentuk dukungan logistik bagi warga terdampak, BNPB turut menyerahkan 52 paket sembako, 52 kasur lipat, 52 selimut, 52 matras, 52 paket perlengkapan dapur beserta kompor minyak, 52 paket kebersihan, serta paket makanan ringan untuk anak-anak.
Usai acara peresmian, Kepala BNPB bersama rombongan melanjutkan peninjauan ke Desa Bugalima guna melihat secara langsung kondisi hunian tetap dan sumur bor yang telah dibangun sebagai bagian dari program pemulihan pascakonflik sosial di Kecamatan Adonara Barat.
Ketua DPRD Flores Timur, Wakil Bupati Flores Timur, jajaran Forkopimda, dan para tokoh masyarakat menyampaikan apresiasi atas respons cepat BNPB sebagai representasi pemerintah pusat dalam mendukung proses pemulihan pascakonflik di wilayah tersebut.
Dukungan yang diberikan diharapkan dapat mempercepat pemulihan kehidupan sosial masyarakat sekaligus memperkuat semangat perdamaian dan kebersamaan di Kecamatan Adonara Barat, Kabupaten Flores Timur.
Flores Timur, RadarNusantara7.com – Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Letjen TNI Dr. Suharyanto, S.Sos., M.M., meresmikan bantuan penanganan pascakonflik sosial di Kecamatan Adonara Barat, Kabupaten Flores Timur, Provinsi Nusa Tenggara Timur, Kamis (16/7/2026).
Kegiatan yang berlangsung di Kantor Kecamatan Adonara Barat mulai pukul 14.20 WITA tersebut dihadiri Ketua DPRD Flores Timur, Wakil Bupati Flores Timur, jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), tokoh masyarakat, warga setempat, serta perwakilan kementerian dan lembaga terkait.
Dalam kesempatan itu, Kepala BNPB secara simbolis menyerahkan sejumlah bantuan kepada masyarakat yang terdampak konflik sosial. Bantuan tersebut meliputi 52 unit hunian tetap yang dibangun di Desa Bugalima serta dua unit sumur bor untuk memenuhi kebutuhan air bersih masyarakat.
Selain peresmian bantuan, kegiatan juga dirangkaikan dengan pembacaan ikrar damai dan pertukaran cinderamata berupa sarung antara tokoh masyarakat Ilepati dan Bugalima sebagai simbol perdamaian dan persatuan.
Sebagai bentuk dukungan logistik bagi warga terdampak, BNPB turut menyerahkan 52 paket sembako, 52 kasur lipat, 52 selimut, 52 matras, 52 paket perlengkapan dapur beserta kompor minyak, 52 paket kebersihan, serta paket makanan ringan untuk anak-anak.
Usai acara peresmian, Kepala BNPB bersama rombongan melanjutkan peninjauan ke Desa Bugalima guna melihat secara langsung kondisi hunian tetap dan sumur bor yang telah dibangun sebagai bagian dari program pemulihan pascakonflik sosial di Kecamatan Adonara Barat.
Ketua DPRD Flores Timur, Wakil Bupati Flores Timur, jajaran Forkopimda, dan para tokoh masyarakat menyampaikan apresiasi atas respons cepat BNPB sebagai representasi pemerintah pusat dalam mendukung proses pemulihan pascakonflik di wilayah tersebut.
Dukungan yang diberikan diharapkan dapat mempercepat pemulihan kehidupan sosial masyarakat sekaligus memperkuat semangat perdamaian dan kebersamaan di Kecamatan Adonara Barat, Kabupaten Flores Timur.






