PROMOSI MEDIA : RadarNusantara7.com siap menjadi mitra publikasi terpercaya | Terima pemasangan iklan | Advertorial | Kerjasama media
22 April 2026
1ad359b8e822f5bb771c3bc654197831.png


Radar Nusantara7.Com//Bojonegoro, 1 April 2026 – Proyek pembangunan jalan aspal di Desa Margoagung, Kecamatan Sumberrejo, Kabupaten Bojonegoro menuai sorotan. Meski menelan anggaran cukup besar, sejumlah temuan di lapangan memunculkan pertanyaan terkait kualitas pekerjaan tersebut.


Berdasarkan papan informasi proyek yang terpasang di lokasi, kegiatan ini merupakan pembangunan jalan aspal dengan volume panjang 629 meter dan lebar 3,5 meter yang berlokasi di RT 06 Dusun Temas dan RT 07 Dusun Nglandeaan. Proyek ini didanai dari sumber anggaran BKKD Tahun 2025 dengan nilai sebesar Rp1.199.365.860,00.


Adapun pelaksana kegiatan adalah Tim Pelaksana Desa Margoagung, dengan durasi pekerjaan selama 60 hari kalender. Dalam pelaksanaannya, proyek ini melibatkan konsultan perencanaan CV. Satria Inti Perkasa bersama Fatkur Rohman, serta konsultan pengawas CV. Satria Inti Perkasa bersama Affib Mukarom, S.T.


Namun demikian, hasil pantauan di lokasi menunjukkan beberapa indikasi kekurangan. Di antaranya kondisi tepi jalan yang terlihat belum rapi dan kurang pemadatan, material batu di sisi jalan yang tampak berserakan, hingga permukaan aspal yang dinilai kurang halus di beberapa titik. Selain itu, ditemukan pula sisa material yang belum dibersihkan secara maksimal, yang berpotensi mengganggu kenyamanan pengguna jalan.


Sejumlah masyarakat  yang enggan disebutkan namanya menyayangkan kondisi tersebut. Mereka menilai dengan besarnya anggaran yang digelontorkan, hasil pekerjaan seharusnya bisa lebih maksimal dan berkualitas.


“Kalau anggarannya sampai miliaran, ya harapannya jalan benar-benar bagus dan rapi. Tapi ini masih terlihat banyak yang kurang,” ungkap salah satu warga.


Di sisi lain, proyek ini diharapkan mampu meningkatkan aksesibilitas masyarakat, khususnya dalam mendukung aktivitas pertanian dan mobilitas antar dusun. Jalan tersebut merupakan akses penting yang menghubungkan area persawahan dengan permukiman warga.


Sebagai upaya menjaga keberimbangan informasi, awak media juga telah mencoba melakukan konfirmasi kepada Kepala Desa Margoagung serta tim pelaksana di lapangan. Namun hingga berita ini diturunkan, belum ada jawaban resmi maupun tanggapan yang diberikan oleh pihak terkait.


Hingga berita ini dipublikasikan, belum ada keterangan resmi dari pihak pelaksana maupun konsultan terkait temuan tersebut. Masyarakat berharap adanya evaluasi dan perbaikan agar kualitas pembangunan benar-benar sesuai dengan anggaran yang telah dialokasikan.


Sebagai bentuk transparansi, papan informasi proyek juga mencantumkan bahwa pembangunan ini dilaksanakan menggunakan dana yang dihimpun dari pajak masyarakat, sehingga akuntabilitas dan kualitas pekerjaan menjadi hal yang sangat penting untuk dijaga.

Sumber:tim investigasi

Editor: Redaksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *