PROMO
📢 RadarNusantara7.com – Cepat • Akurat • Terpercaya | Terima Publikasi Berita & Iklan | Hubungi WA: 0823-3388-2911
Dirgahayu Republik Indonesia ke-81
Screenshot_2026-08-25-17-23-38-050_com.facebook.lite-edit

JAKARTA Radar nusantara 7.com//– Rencana keberangkatan rombongan warga Pati, Jawa Tengah, menuju Jakarta untuk mengikuti aksi pada 27 Agustus 2026 disebut mengalami kendala. Sejumlah bus yang sebelumnya telah dipesan dan uang mukanya (DP) telah dibayarkan, dikabarkan batal berangkat dua hari sebelum pelaksanaan aksi.

Hal tersebut disampaikan Koordinator Aliansi Masyarakat Pati Bersatu (AMPB), Supriyono alias Botok, saat tiba kembali di Jakarta, Senin (24/8/2026).

Menurut Supriyono, pembatalan tersebut terjadi pada hari terakhir persiapan keberangkatan. Ia menyebut bus-bus yang sebelumnya telah dipesan dan diberikan uang muka tiba-tiba dibatalkan.

Hari terakhir terkendala ya, jadi bus-bus yang sudah dipesan, sudah di-DP, ternyata hari ini dibatalkan semua,” ungkap Supriyono kepada wartawan, Senin (24/8/2026).

Ia mengatakan, informasi yang diterimanya dari rekan-rekan di Pati menyebutkan pembatalan bus terjadi setelah adanya tekanan dan pencarian terhadap pihak-pihak yang terlibat dalam penyediaan transportasi massa.

Baru tadi teman-teman menyampaikan bus di Pati dibatalkan semua karena diteken-teken, dicari-cari oleh pihak kepolisian,” jelasnya.

Supriyono juga menyampaikan bahwa uang muka yang sebelumnya telah diberikan kepada pihak penyedia bus dikembalikan setelah keberangkatan dibatalkan.

“Dikembalikan semua. Karena katanya polisi enggak ngasih izin,” kata dia.

Selain persoalan bus, Supriyono menyebut rombongan juga mengalami gangguan selama perjalanan menuju Jakarta. Namun, dalam pernyataannya tersebut belum dijelaskan secara rinci bentuk gangguan maupun pihak yang diduga terlibat.

Pembatalan transportasi tersebut menjadi salah satu kendala bagi warga Pati yang berencana mengikuti aksi di Jakarta pada 27 Agustus 2026. Kondisi itu membuat rencana keberangkatan rombongan massa dari Jawa Tengah harus mengalami perubahan.

Meski demikian, informasi mengenai dugaan adanya tekanan terhadap penyedia bus maupun alasan tidak diberikannya izin masih berdasarkan keterangan Supriyono. Hingga berita ini disusun, belum terdapat keterangan resmi dari pihak kepolisian terkait tudingan tersebut.

Radar Nusantara 7.com akan terus mengikuti perkembangan informasi mengenai persiapan aksi 27 Agustus 2026 serta memastikan setiap informasi yang berkaitan dengan pembatalan transportasi dan dugaan tekanan terhadap penyedia bus tetap dikonfirmasi kepada pihak-pihak terkait.

Sumber:berita viral

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *