PROMO
📢 RadarNusantara7.com – Cepat • Akurat • Terpercaya | Terima Publikasi Berita & Iklan | Hubungi WA: 0823-3388-2911
ADVERTISEMENT
Iklan Radar Nusantara
Screenshot_2026-05-07-19-14-53-964_com.facebook.lite-edit

Radar nusantara7.com//Kediri – Warga Desa Blaru, Kecamatan Badas, Kabupaten Kediri digegerkan dengan penemuan seorang pria dalam kondisi meninggal dunia di pinggir jalan raya pada Kamis malam. Peristiwa tersebut sempat mengundang perhatian warga sekitar yang berdatangan ke lokasi kejadian setelah mengetahui adanya seorang pria tergeletak tanpa tanda-tanda kehidupan.

Korban diketahui berinisial EBW, warga Kecamatan Kepung, Kabupaten Kediri. Berdasarkan informasi yang dihimpun, sebelum ditemukan meninggal dunia, korban sempat mendatangi rumah orang tuanya yang berada di Desa Blaru. Saat berada di rumah keluarga, beberapa kerabat melihat korban tampak lebih banyak diam dan terlihat merenung di teras rumah.

Kapolsek Pare Polres Kediri, AKP Rudi Darmawan menjelaskan, korban sebelumnya berpamitan kepada ayahnya, Harianto, dengan alasan hendak berangkat bekerja ke Surabaya menggunakan sepeda motor. Tidak ada tanda mencurigakan saat korban berpamitan kepada keluarganya.

“Korban sempat berpamitan kepada ayahnya untuk bekerja ke Surabaya. Namun pada pagi harinya pihak keluarga mendapatkan informasi adanya penemuan seorang pria meninggal dunia di tepi jalan,” ujar AKP Rudi Darmawan.

Setelah pihak keluarga mendatangi lokasi dan melakukan pengecekan, korban dipastikan merupakan EBW. Kejadian tersebut membuat keluarga terpukul dan tidak menyangka korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia.

Petugas kepolisian yang datang ke lokasi langsung melakukan pemeriksaan awal dan olah tempat kejadian perkara guna memastikan penyebab kematian korban. Dari hasil pemeriksaan sementara, tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.

Polisi menduga korban meninggal akibat mengakhiri hidupnya sendiri. Meski demikian, pihak kepolisian tetap melakukan pendalaman untuk memastikan seluruh fakta di lapangan.

Usai proses pemeriksaan selesai dilakukan, jenazah korban kemudian diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan.

Peristiwa ini menjadi pengingat penting bagi masyarakat agar lebih peduli terhadap kondisi mental dan emosional anggota keluarga maupun orang di sekitar. Dukungan dan perhatian dari lingkungan terdekat dinilai sangat penting untuk mencegah terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan.

Sumber: Andika

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *