Radar nusantara 7.Com//Bojonegoro – Jagat media sosial di Kabupaten Bojonegoro sempat dihebohkan dengan unggahan mengenai kemunculan sosok pocong yang diunggah melalui akun media sosial milik pribadi seorang warga Desa Gunungsari, Kecamatan Baureno, Kabupaten Bojonegoro. Unggahan tersebut dengan cepat menyebar luas dan memicu berbagai tanggapan dari masyarakat maupun warganet.
Pemilik akun yang diketahui bernama Muhamad B. Saputra akhirnya memberikan klarifikasi secara langsung terkait unggahan yang telah menimbulkan keresahan dan kegaduhan di tengah masyarakat tersebut. Klarifikasi dilakukan dengan didampingi anggota dari jajaran dari polsek Baureno sebagai bentuk upaya menjaga situasi kamtibmas tetap kondusif.
Dalam penyampaiannya, Muhamad menjelaskan bahwa unggahan mengenai adanya pocong tersebut tidak benar adanya dan tidak sesuai dengan fakta yang sebenarnya terjadi di lapangan. Ia mengakui bahwa konten yang diunggah melalui akun pribadinya telah menimbulkan kesalahpahaman serta membuat masyarakat merasa resah.
“Unggahan tersebut tidak benar adanya. Saya menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh masyarakat yang sempat merasa takut, khawatir, maupun terganggu akibat postingan tersebut,” ujar Muhamad dalam klarifikasinya.
Kejadian ini sebelumnya sempat menjadi perbincangan hangat di berbagai platform media sosial. Banyak warga yang penasaran hingga turut membagikan ulang unggahan tersebut tanpa mengetahui kebenaran informasi yang beredar. Bahkan, tidak sedikit warganet yang mengaitkan unggahan itu dengan isu mistis yang berkembang di tengah masyarakat.
Pihak turut mengimbau masyarakat agar lebih bijak dalam menggunakan media sosial serta tidak mudah menyebarkan informasi yang belum jelas kebenarannya. Masyarakat juga diminta untuk selalu melakukan pengecekan fakta sebelum mempercayai ataupun membagikan sebuah informasi ke publik.
Selain itu, aparat kepolisian mengingatkan bahwa setiap unggahan di media sosial memiliki dampak luas terhadap masyarakat. Oleh sebab itu, pengguna media sosial diharapkan dapat lebih berhati-hati agar tidak menimbulkan keresahan maupun kesalahpahaman di lingkungan sekitar.
Dengan adanya klarifikasi tersebut, situasi di tengah masyarakat Desa Gunungsari dan sekitarnya kini berangsur kondusif. Muhamad B. Saputra berharap peristiwa ini dapat menjadi pelajaran bagi dirinya pribadi maupun masyarakat luas agar lebih bijak dan bertanggung jawab dalam bermedia sosial.
Sumber:charis






