Radar nusantara 7.com//Bekasi, Kamis 21 Mei 2026 – Kepala Dinas Perhubungan Kota Bekasi menghadiri sekaligus menjadi narasumber dalam kegiatan Diklat Peningkatan Kompetensi Pengemudi Angkutan Umum Penumpang dan Barang Tahun 2026 yang diselenggarakan di Resto Wulan Sari, Kota Bekasi.
Kegiatan tersebut turut dihadiri oleh Kepala Cabang Bekasi beserta jajaran, pemateri dari , unsur , serta para peserta yang merupakan pengemudi angkutan umum penumpang dan barang sesuai undangan.
Bertempat di Resto Wulan Sari, kegiatan diklat ini difokuskan pada peningkatan kualitas sumber daya manusia di sektor transportasi, khususnya pengemudi angkutan umum dan barang, guna mendukung terciptanya pelayanan transportasi yang lebih aman, tertib, dan berkeselamatan di wilayah Kota Bekasi.
Dalam sambutannya, Kepala Dinas Perhubungan Kota Bekasi menegaskan bahwa peningkatan kompetensi pengemudi menjadi salah satu kunci utama dalam menekan angka kecelakaan lalu lintas. Ia menekankan pentingnya kesadaran, kedisiplinan, serta tanggung jawab pengemudi dalam menjalankan aktivitas di jalan raya.

“Keselamatan berlalu lintas bukan hanya tanggung jawab pemerintah, tetapi juga membutuhkan peran aktif seluruh pengemudi sebagai ujung tombak pelayanan transportasi,” demikian penekanan dalam materi yang disampaikan.
Selain itu, materi yang diberikan juga menyoroti aspek teknis keselamatan berlalu lintas bagi angkutan penumpang dan barang, termasuk pentingnya kelayakan kendaraan atau uji laik jalan, kepatuhan terhadap aturan lalu lintas, serta etika berkendara di jalan raya.
Pihak dalam kesempatan tersebut juga menekankan pentingnya perlindungan dasar bagi korban kecelakaan lalu lintas, sekaligus mengingatkan bahwa pencegahan kecelakaan jauh lebih penting dibanding penanganan setelah kejadian.
Sementara itu, pemateri dari memberikan pemaparan terkait analisis keselamatan transportasi serta faktor-faktor dominan penyebab kecelakaan yang kerap terjadi di lapangan, termasuk faktor manusia, kendaraan, dan infrastruktur.
Perwakilan turut menyampaikan pentingnya penegakan hukum serta kepatuhan terhadap aturan lalu lintas sebagai bagian dari upaya menekan angka pelanggaran yang berpotensi menimbulkan kecelakaan.
Melalui kegiatan ini, diharapkan para pengemudi angkutan umum penumpang dan barang dapat meningkatkan pengetahuan, keterampilan, serta profesionalisme dalam bekerja. Lebih jauh, kegiatan ini juga diharapkan mampu mendorong terciptanya transportasi yang aman, tertib, nyaman, serta berkeselamatan bagi seluruh pengguna jalan.
“Semakin nyaman kotanya, semakin sejahtera warganya,” menjadi semangat yang ditekankan dalam kegiatan tersebut sebagai bentuk komitmen bersama dalam membangun sistem transportasi yang lebih baik di Kota Bekasi.
Sumber:humas






