PROMOSI MEDIA : RadarNusantara7.com siap menjadi mitra publikasi terpercaya | Terima pemasangan iklan | Advertorial | Kerjasama media
20 April 2026
00874c486681a12ebdafacb181bfdf3e.png


Radar Nusantar7.Com//, Jumat 27 Maret 2026 – Polemik internal terkait arisan get yang sempat dikeluhkan sejumlah anggota akhirnya mendapat klarifikasi dari pihak admin. Pengelola arisan menegaskan bahwa persoalan yang terjadi bukan disebabkan unsur kesengajaan, melainkan murni akibat miskomunikasi terkait mekanisme pencairan dana.


Admin arisan, yang diketahui menggunakan rekening atas nama Yulinda Anis Prawita, menjelaskan bahwa sejak awal telah diberlakukan aturan pencairan dana dilakukan H+1 setelah jatuh tempo pembayaran. Artinya, dana tidak dicairkan pada hari yang sama saat giliran anggota mendapatkan arisan.
“Perlu kami luruskan, sebenarnya ini hanya miskomunikasi saja. Dalam aturan arisan kami,

pencairan memang dilakukan H+1 setelah jatuh tempo, bukan langsung saat hari pembayaran,” ujarnya dalam keterangan yang disampaikan kepada media.
Ia menambahkan, sistem tersebut sejatinya telah disepakati bersama oleh seluruh anggota sejak awal bergabung. Namun dalam praktiknya, terjadi perbedaan pemahaman yang kemudian memicu kesalahpahaman di antara beberapa anggota.


“Kami bersama anggota arisan lainnya sebenarnya sudah sepakat dengan sistem ini. Hanya saja mungkin ada yang kurang memahami atau terjadi perbedaan persepsi,” imbuhnya.


Menanggapi keluhan terkait keterlambatan pencairan, pihak admin menegaskan bahwa seluruh proses tetap mengacu pada aturan yang berlaku. Selain itu, pencairan juga mempertimbangkan kedisiplinan pembayaran dari masing-masing anggota arisan.


Meski demikian, admin mengaku terbuka terhadap kritik dan masukan sebagai bahan evaluasi ke depan. Ia berharap komunikasi antara admin dan anggota dapat ditingkatkan agar tidak terjadi kesalahpahaman serupa di kemudian hari.


“Kami berharap ke depan tidak ada lagi kesalahpahaman seperti ini. Setiap arisan memiliki aturan masing-masing, sehingga penting untuk dipahami bersama sejak awal,” jelasnya.


Lebih lanjut, admin memastikan bahwa permasalahan yang sempat mencuat tersebut kini telah diselesaikan secara damai. Kedua belah pihak telah duduk bersama untuk mencari solusi terbaik dan sepakat menyelesaikannya secara kekeluargaan.


“Alhamdulillah, permasalahan ini sudah selesai. Kami dan anggota yang bersangkutan sudah saling memahami dan sepakat menyelesaikannya dengan baik,” tutupnya.


Dengan selesainya polemik ini, diharapkan kepercayaan antar anggota tetap terjaga. Kejelasan aturan serta komunikasi yang baik menjadi kunci utama dalam menjaga keberlangsungan arisan yang berbasis kebersamaan dan kepercayaan.

Sumber:tim

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *