Radar nusantara 7.com//Magelang, Minggu 24 Mei 2026 – Manajemen PT Taman Wisata Candi Borobudur, Prambanan dan Ratu Boko atau InJourney Destination Management (IDM) memastikan operasional kunjungan wisata di kawasan Candi Borobudur tetap dibuka bagi wisatawan pada pelaksanaan Hari Raya Waisak 2569 BE/2026, yang jatuh pada 31 Mei 2026 mendatang.
Namun demikian, pengelola memberlakukan pembatasan khusus terhadap aktivitas wisatawan selama rangkaian prosesi ibadah berlangsung. Wisatawan hanya diperbolehkan berada di area pelataran Candi Borobudur hingga pukul 14.00 WIB.
Kebijakan tersebut diterapkan guna menjaga kekhusyukan umat Buddha yang akan melaksanakan rangkaian perayaan Waisak di kawasan Candi Borobudur, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah.
Manajemen menyampaikan bahwa pengaturan operasional dilakukan sebagai bentuk keseimbangan antara kegiatan pariwisata dan penghormatan terhadap pelaksanaan ibadah keagamaan yang menjadi agenda internasional tahunan di kawasan warisan budaya dunia tersebut.
Selain pembatasan area kunjungan, wisatawan juga diimbau untuk mematuhi seluruh aturan yang berlaku selama kegiatan Waisak berlangsung, termasuk menjaga ketertiban, kebersihan, dan menghormati jalannya prosesi keagamaan.
Pihak pengelola juga akan berkoordinasi dengan aparat keamanan, panitia Waisak, serta instansi terkait guna memastikan kenyamanan wisatawan dan kelancaran pelaksanaan ibadah.
Perayaan Waisak di Candi Borobudur sendiri setiap tahunnya menjadi daya tarik wisata religi dan budaya yang mampu menarik ribuan pengunjung, baik wisatawan domestik maupun mancanegara.
Dengan pengaturan operasional tersebut, diharapkan aktivitas wisata tetap berjalan kondusif tanpa mengganggu kekhidmatan umat Buddha dalam menjalankan ibadah Hari Raya Waisak 2026.
Sumber:ss






