PROMO
📢 RadarNusantara7.com – Cepat • Akurat • Terpercaya | Terima Publikasi Berita & Iklan | Hubungi WA: 0823-3388-2911
IMG-20260727-WA0025

Morotai | radarnusantara7.com – Bangunan Puskesmas Pembantu (Pustu) Korago yang berlokasi di Desa Korago, Kecamatan Morotai Utara, Kabupaten Pulau Morotai, menjadi sorotan publik. Fasilitas kesehatan yang dibangun melalui Dana Alokasi Khusus (DAK) Tahun Anggaran 2025 dengan nilai sekitar Rp763 juta itu diduga belum dimanfaatkan secara optimal.

Berdasarkan pantauan awak media pada Sabtu (25/7/2026), bangunan Pustu masih tampak dalam kondisi baik. Namun, area halaman dan lingkungan sekitar terlihat dipenuhi rumput liar serta semak belukar yang menutupi sebagian akses menuju bangunan, sehingga menimbulkan kesan tidak terawat.

Informasi yang dihimpun menyebutkan, Pustu Korago merupakan satu dari 16 unit Pustu yang dibangun Pemerintah Kabupaten Pulau Morotai melalui DAK Tahun Anggaran 2025 dengan total nilai proyek sekitar Rp12,4 miliar. Program tersebut bertujuan memperluas akses pelayanan kesehatan bagi masyarakat di wilayah pedesaan.

Menanggapi kondisi tersebut, Ketua DPD KNPI Pulau Morotai, Julkifli Samania, mempertanyakan efektivitas pembangunan Pustu yang dinilai belum memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat.

“Sejak awal saya menilai pembangunan Pustu bukan kebutuhan yang paling mendesak. Kabupaten Pulau Morotai sudah memiliki enam puskesmas rawat inap. Anggaran sebesar itu seharusnya lebih difokuskan untuk meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan, seperti penyediaan obat-obatan, peralatan medis, serta percepatan penanganan stunting,” ujar Julkifli.

Ia juga menilai pembangunan Pustu di sejumlah desa yang lokasinya berdekatan dengan puskesmas maupun Pustu lainnya perlu dievaluasi. Menurutnya, masyarakat pada umumnya tetap memilih berobat ke puskesmas karena memiliki fasilitas dan layanan yang lebih lengkap.

Atas kondisi tersebut, DPD KNPI Pulau Morotai mendesak Pemerintah Kabupaten Pulau Morotai untuk melakukan evaluasi terhadap kinerja Kepala Dinas Kesehatan. KNPI menilai perlu ada langkah konkret agar seluruh fasilitas kesehatan yang telah dibangun menggunakan anggaran negara dapat segera difungsikan sehingga memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Hingga berita ini diterbitkan, Dinas Kesehatan Kabupaten Pulau Morotai belum memberikan keterangan resmi terkait status operasional Pustu Korago, penempatan tenaga kesehatan, maupun rencana pemanfaatan bangunan tersebut.

Reporter: Fhatti
Penulis: Fhattahilla Mahasari
Editor: Korwil Radar Nusantara7.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *