Radar nusantara 7.Com//Lombok Timur, Kamis 21 Mei 2026 – Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) yang dilaksanakan di Desa Paok Lombok, Kecamatan Suralaga, Kabupaten Lombok Timur, resmi ditutup setelah seluruh sasaran fisik dinyatakan rampung 100 persen. Penutupan kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Danrem 162/Wira Bhakti Brigjen TNI Moch. Sjasul Arief bersama Bupati Lombok Timur Haerul Warisin, Kamis (21/5/2026).
Kegiatan TMMD yang berlangsung selama beberapa pekan itu menjadi salah satu bentuk sinergi antara TNI, pemerintah daerah dan masyarakat dalam mempercepat pembangunan infrastruktur di wilayah pedesaan. Berbagai pembangunan fisik yang menjadi sasaran utama program berhasil diselesaikan tepat waktu dan kini mulai dirasakan manfaatnya oleh masyarakat setempat.
Dalam sambutannya, Brigjen TNI Moch. Sjasul Arief menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat, mulai dari personel TNI, pemerintah daerah hingga masyarakat yang ikut bergotong royong menyukseskan program TMMD tersebut. Menurutnya, keberhasilan pembangunan bukan hanya dilihat dari selesainya proyek fisik, namun juga dari tumbuhnya semangat kebersamaan antara TNI dan rakyat.
Danrem menjelaskan, pembangunan jalan dan infrastruktur lainnya di Desa Paok Lombok sebelumnya menjadi kebutuhan mendesak masyarakat karena akses yang sulit dilalui cukup menghambat aktivitas warga, terutama dalam mendistribusikan hasil pertanian dan menunjang aktivitas ekonomi sehari-hari.
“Dengan terbukanya akses jalan yang lebih baik, diharapkan distribusi hasil pertanian masyarakat menjadi lebih lancar, mobilitas warga meningkat dan nilai ekonomi kawasan sekitar ikut tumbuh,” ujarnya.
Ia juga menilai program TMMD terbukti memberi dampak positif terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat. Bahkan, menurutnya, banyak desa di wilayah Nusa Tenggara Barat yang mengajukan permohonan agar program serupa dapat dilaksanakan di daerah mereka.
Meski demikian, Brigjen TNI Moch. Sjasul Arief menegaskan pelaksanaan TMMD dilakukan secara bertahap sesuai pembagian program dan skala prioritas pembangunan di masing-masing kabupaten dan kota di NTB. Hal itu dilakukan agar pemerataan pembangunan dapat dirasakan secara luas oleh masyarakat di berbagai daerah.

Sementara itu, Bupati Lombok Timur, menyampaikan bahwa Pemerintah Kabupaten Lombok Timur akan terus mendukung program pembangunan yang melibatkan sinergi antara pemerintah daerah dan TNI. Menurutnya, kolaborasi tersebut menjadi salah satu kekuatan penting dalam mempercepat pembangunan desa dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Bupati juga menekankan pentingnya menjaga semangat gotong royong yang selama ini menjadi ciri khas masyarakat Indonesia. Ia berharap hasil pembangunan yang telah dicapai melalui TMMD dapat dirawat dan dimanfaatkan secara maksimal oleh masyarakat agar memiliki manfaat jangka panjang.
“Semangat kemanunggalan TNI bersama rakyat harus terus dijaga. Program seperti ini bukan hanya membangun infrastruktur, tetapi juga memperkuat kebersamaan dan kepedulian sosial di tengah masyarakat,” ungkapnya.
Penutupan TMMD di Desa Paok Lombok berlangsung dengan penuh semangat dan dihadiri unsur Forkopimda, tokoh masyarakat, perangkat desa, serta warga setempat. Kehadiran berbagai elemen tersebut menjadi simbol kuatnya dukungan terhadap program pembangunan berbasis kebersamaan dan gotong royong.
Masyarakat Desa Paok Lombok pun menyambut positif rampungnya pembangunan yang dinilai sangat membantu aktivitas sehari-hari. Warga berharap program serupa dapat terus berlanjut sehingga pembangunan infrastruktur di wilayah pedesaan semakin merata dan mampu meningkatkan kualitas hidup masyarakat secara berkelanjutan.
Sumber:humas






