PROMO
📢 RadarNusantara7.com – Cepat • Akurat • Terpercaya | Terima Publikasi Berita & Iklan | Hubungi WA: 0823-3388-2911
Dirgahayu Republik Indonesia ke-81
1787877395693

RADAR NUSANTARA 7.COM | JAKARTA – Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat sejumlah kejadian bencana yang berdampak terhadap masyarakat di berbagai wilayah Indonesia hingga Kamis (27/8/2026) pukul 07.00 WIB.

Berdasarkan laporan Direktorat Koordinasi Pengendalian Operasi (Dit. Koordalops) BNPB, kebakaran hutan dan lahan (karhutla) masih menjadi salah satu kejadian yang mendominasi pada periode tersebut. Selain karhutla, BNPB juga mencatat banjir bandang dan kekeringan di sejumlah daerah.

Karhutla pertama dilaporkan terjadi di Kabupaten Aceh Tengah, Provinsi Aceh, pada Selasa (25/8/2026). Kebakaran melanda lahan seluas sekitar dua hektare di Desa Mendale, Kecamatan Kebayakan.

BPBD Kabupaten Aceh Tengah mengerahkan satu unit armada pemadam kebakaran. Api berhasil dipadamkan pada Rabu (26/8/2026) sekitar pukul 03.00 WIB.

Kebakaran lahan berikutnya terjadi di Kabupaten Belitung Timur, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. Kebakaran dilaporkan terjadi di Jalan Simpang Renggiang-Gantung, Desa Lenggang, Kecamatan Gantung, dan menjalar hingga lahan di Desa Selingsing.

Tim gabungan dikerahkan untuk melakukan pemadaman dan pendinginan. Berdasarkan kaji cepat, luas lahan yang terbakar mencapai 12,69 hektare. Api berhasil dikendalikan sekitar pukul 02.00 WIB.

Sementara itu, karhutla di Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, terjadi di Desa Pabuaran, Kecamatan Pabuaran. Kebakaran menghanguskan lahan sekitar empat hektare.

Tidak terdapat korban jiwa dalam kejadian tersebut. BPBD bersama tim gabungan melakukan pemadaman hingga api berhasil dipadamkan pada Rabu (26/8/2026).

Karhutla juga terjadi di Kabupaten Aceh Besar pada Rabu (26/8/2026). Kebakaran bermula dari area padi siap panen milik warga dan kemudian menjalar ke area persawahan.

Peristiwa tersebut terjadi di Desa Klieng Manyang dan Desa Lamgeu Tuha, Kecamatan Suka Makmur. Penyebab kebakaran diduga akibat pembakaran jerami kering.

BPBD Aceh Besar mengerahkan satu unit armada pemadam kebakaran bersama empat personel gabungan. Api berhasil dipadamkan sekitar pukul 13.23 WIB dan petugas melanjutkan proses pendinginan guna memastikan tidak terdapat titik api baru.

Selain karhutla, BNPB mencatat banjir bandang terjadi di Kabupaten Parigi Moutong, Provinsi Sulawesi Tengah, pada Rabu (26/8/2026).

Banjir terjadi di Desa Avolua, Kecamatan Parigi Utara, setelah air sungai meluap dan menggenangi permukiman warga.

Sebanyak 73 kepala keluarga atau 251 jiwa terdampak. Dari jumlah tersebut, 15 KK atau 50 jiwa mengungsi ke rumah kerabat.

BPBD setempat melakukan koordinasi dan kaji cepat serta mendistribusikan air bersih dan makanan siap saji kepada masyarakat terdampak.

Banjir telah surut pada Rabu (26/8/2026). Meski demikian, petugas BPBD masih bersiaga untuk mengantisipasi kemungkinan banjir kembali terjadi. Tim gabungan juga melakukan pembersihan material lumpur dan kayu dari jalan serta permukiman warga.

Sementara itu, kekeringan melanda Kabupaten Serang, Provinsi Banten. Pada Rabu (26/8/2026), BPBD menyalurkan bantuan air bersih kepada 45 KK atau 180 jiwa terdampak di Desa Citaman, Kecamatan Ciomas.

Distribusi dilakukan sebanyak dua rit dengan total 10.500 liter air bersih yang disalurkan ke Kampung Citaman.

BNPB mengimbau masyarakat untuk tidak melakukan pembakaran lahan, terutama selama musim kemarau ketika kondisi vegetasi cenderung kering dan mudah terbakar.

Masyarakat juga diminta menghemat penggunaan air serta segera melaporkan apabila menemukan kebakaran atau kondisi yang berpotensi menimbulkan bencana kepada BPBD maupun instansi terkait.

Informasi mengenai perkembangan cuaca dan potensi bencana dapat dipantau melalui kanal resmi BMKG, BNPB, dan BPBD masing-masing daerah.sumber:humas

RADAR NUSANTARA 7.COM

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *